Oleh: Eka Chandra Satria, M.Pd.-Guru PJOK SMP Negeri 2 Salatiga

Data Badan Pusat Statistik menunjukkan tingkat kecelakaan di jalan raya semakin meningkat pada rentang tahun 2013 sampai dengan tahun 2019. Banyak korban yang meninggal dalam tragedi tersebut. Oleh sebab itu, kita seharusnya waspada dan berusaha mengurangi tingkat kecelakaan di jalan raya. Betapa petingnya pengetahuan keselamatan di Jalan raya diberikan kepada seseorang sejak dini.

Materi keselamatan di jalan raya merupakan salah satu kompetensi dasar (KD) pada mata pelajaran Penjasorkes. KD ini diberikan di kelas VIII pada semester genap. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman siswa terhadap keselamatan di jalan raya dengan cara mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Siswa diberikan pemahaman tentang maksud simbol-simbol pada papan keselamatan jalan raya. Lebih dalam, mereka dibekali langkah-langkah keselamatan yang harus diambil ketika berada di jalan raya. Hal tersebut sebagai upaya menambah kesadaran siswa untuk menjaga keselamatan diri di jalan raya.

Pada pertemuan pertama, pembelajaran dilakukan secara daring singkron melalui ruang virtual SMP Negeri 2 Salatiga. Tingkat partisipasi siswa pada daring singkron adalah 74% dengan durasi pertemuan kurang lebih 45 menit. Pembelajaran dilanjutkan secara daring asingkron pada pertemuan kedua. Daring asingkron merupakan ruang pembelajaran daring antara guru dan siswa yang tidak melakukan interaksis pada waktu yang sama. Keunggulan daring ini adalah siswa dapat menyesuaikan kecepatan belajar dengan beragam jenis materi yang disediakan oleh guru. Berbeda dengan daring singkron yang mengharuskan siswa mengikuti kecepatan penyampaian materi dari guru.

https://

Kelebihan pembelajaran daring asingkron melalaui Prakasita Classroom yaitu memungkinkan siswa mengakses materi yang diberikan secara daring maupun tanpa jaringan internet. Mereka dapat mengakses materi secara daring sehingga leluasa untuk melompat dari satu materi ke materi yang lain. Siswa juga dapat menyimpan data materi tersebut sehingga dapat diakses berkali-kali tanpa menghabiskan kuota internet.

Materi utama pelajaran daring asingkron dikemas dalam bentuk video interaktif melalui learning management system (LMS) SMP Negeri 2 Salatiga “Prakasita Classroom”. Video dengan tema keselamatan di jalan raya dilengkapi dengan interaksi beberapa pertanyaan. Format video dalam bentuk HTML5 memungkinkan siswa belajar mandiri dan menjawab pertanyaan pada setiap adegan yang ditampilkan. Pembuatan media ini menggunakan fitur yang tersedia di Prakasita Classroom.

Evaluasi pembelajaran daring asingkron menggunakan teknik gamifikasi kuis who wants to be a millionare. Pertanyaan-pertanyaan terkait keselamatan di jalan raya. Kuis ini terdiri dari 15 soal dan menggunakan peraturan yang sama sebagaimana kuis aslinya. Semua pertanyaan berbentuk pilihan ganda yang terdiri dari empat pilihan jawaban. Siswa memiliki tiga jenis bantuan untuk membantu menjawab pertanyaan pada setiap level. Tingkat kesulitan pertanyaan akan semakin meningkat apabila siswa menjawab dengan benar. Mereka diharuskan memilih jawaban yang benar untuk mendapat nilai dan berlanjut pada level berikutnya. Permainan berakhir apabila siswa salah dalam memilih jawaban. Permainan juga berakhir apabila siswa berhasil mendapat nilai sempurna dengan menjawab seluruh pertanyaan dengan benar.

Motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran daring asingkron tergolong tinggi. Hal tersebut terlihat dari data siswa yang hadir mencapai 91%. Akses ke beberapa fitur dilakukan lebih dari satu kali terutama pada fitur permainan. Kami berharap melalui pembelajaran daring asingkron PJOK dapat menumbuhkan kesadaran siswa SMP Negeri 2 Salatiga terkait keselamatan di jalan raya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *